Uji Organoleptik, Daya Terima, dan Analisis Ekonomi Kesehatan Nugget Ikan Patin sebagai Produk Pangan Fungsional Hewani untuk Pencegahan Stunting
Main Article Content
Abstract
Ikan patin (Pangasius sp.) merupakan salah satu spesies ikan air tawar yang kaya akan nutrisi, memiliki kandungan protein tinggi, rendah lemak, serta asam lemak omega-3, DHA, dan EPA yang berguna bagi kesehatan otak, jantung, dan tulang. Rendahnya tingkat konsumsi ikan di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak, memicu kebutuhan akan inovasi produk olahan ikan yang lebih menarik. Nugget adalah produk siap saji yang sangat populer dan bisa menjadi solusi. Inovasi dalam nugget ikan patin diharapkan menjadi alternatif sumber protein hewani yang praktis dan bernutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerimaan produk nugget ikan patin melalui uji organoleptik yang dilakukan oleh panelis yang terlatih serta menilai potensinya sebagai sumber pangan hewani fungsional. Penelitian tersebut dilaksanakan secara eksperimental, dengan pengujian organoleptik yang melibatkan sepuluh panelis terlatih dari mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi Poltekkes Banjarmasin. Parameter yang dianalisis mencakup warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik 1-5. Hasil menunjukkan bahwa 9 dari panelis menyukai warna, sedangkan aroma dan rasa disukai oleh 8 panelis, dan 6 panelis menyatakan menyukai tekstur. Mayoritas panelis mengungkapkan ketertarikan terhadap produk ini dan nugget ikan patin diterima dengan positif sehingga memiliki peluang yang baik sebagai sumber pangan hewani fungsional yang bergizi dan diminati oleh konsumen.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.