Pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal Berbasis Pangan Tradisional untuk Balita Gizi Kurang: Tinjauan Gizi dan Ekonomi Kesehatan
Main Article Content
Abstract
Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi isu utama di Indonesia. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan salah satu strategi intervensi gizi yang dapat dilakukan, terutama jika dikembangkan menggunakan pangan lokal yang tersedia di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan PMT lokal berbasis pangan tradisional dan menguji tingkat penerimaan organoleptik pada balita. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan pendekatan one-shot case study. Produk PMT dikembangkan menggunakan bahan lokal seperti [contoh: ubi, kacang hijau, labu kuning], kemudian dilakukan uji organoleptik terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil menunjukkan bahwa PMT lokal yang dikembangkan memiliki tingkat penerimaan baik pada semua atribut organoleptik. Dengan demikian, PMT lokal potensial untuk digunakan sebagai intervensi gizi balita gizi kurang.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.