Studi Stratigrafi Terukur dan Interprestasi Fasies Pengendapan di Daerah Karang Joang, Kota Balikpapan

Main Article Content

Jamaluddin Jamaluddin
Akhmad Akmal Habibie
Ikhsan Adevita

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik litofasies dan menginterpretasikan lingkungan pengendapan berdasarkan analisis stratigrafi terukur di daerah Karang Joang, Kota Balikpapan. Empat jenis litofasies utama berhasil diidentifikasi, yaitu batupasir masif (Sm), batupasir berseling batulempung (SCl), batulanau berlaminasi (Ms), dan batulempung karbonan (Cl). Litofasies tersebut mencerminkan variasi lingkungan pengendapan mulai dari saluran fluvial berenergi tinggi hingga floodplain dan rawa yang berenergi rendah. Asosiasi fasies yang terbentuk menunjukkan adanya sistem pengendapan fluvio-deltaik dengan indikasi progradasi delta ke arah laut. Perubahan vertikal fasies menggambarkan dinamika lingkungan pengendapan akibat pengaruh fluvial, pasang surut, serta suplai sedimen yang berfluktuasi. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai evolusi lingkungan pengendapan di wilayah Karang Joang dan implikasinya terhadap potensi sistem reservoir dalam konteks geologi cekungan Kutai.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Studi Stratigrafi Terukur dan Interprestasi Fasies Pengendapan di Daerah Karang Joang, Kota Balikpapan. (2025). Jurnal Penelitian Teknik, 2(1), 25-32. https://journal.lp3ktk.com/index.php/jpt/article/view/107

References

Battu, D. P., Jamaluddin, J., & Ryka, H. (2023). Studi asal sedimen lempung Kota Balikpapan berdasarkan data geokimia. Justek: Jurnal Sains dan Teknologi, 6(4), 462–469.

Jamaluddin, Rahmawati, D. & Maria (2024a). Analisis Lingkungan Pengendapan dan Karakteristik Material Organik Daerah Air Putih, Kota Samarinda, Indonesia. Jurnal Geosains dan Teknologi, 6(3), 203-214.

Jamaluddin, Schöpfer, K., Wagreich, M., Maria, Gier, S., & Fathy, D (2024b). Effect of Depositional Environment and Climate on Organic Matter Enrichment in Sediments of the Upper Miocene—Pliocene Kampungbaru Formation, Lower Kutai Basin, Indonesia. Geosciences, 14, 164.

Jamaluddin, Wagreich, M., Schöpfer, K., Sachsenhofer, R., Maria, & Rahmawati, D (2024c). Hydrocarbon potential and depositional environment of the Middle Miocene Balikpapan Formation, lower Kutai Basin, Indonesia: Sedimentology, calcareous nannofossil, organic geochemistry, and organic petrography integrated approach. International Journal of Coal Geology.

Jamaluddin, J., Pratikno, F. A., Chandra, H. W., Saputra, A. B., Rara, B. R., & Ramadhany, R. P. (2024). Karakterisasi lapisan bawah permukaan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger di daerah Transad, Balikpapan Utara. Petrogas: Journal of Energy and Technology, 6(2), 42–52.

Jamaluddin, J., Suprastiwara, K., Umar, E. P., Ryka, H., & Putri, E. C. A. (2025). Studi provenance batupasir Formasi Kampungbaru, Kota Balikpapan berdasarkan analisis geokimia. Jurnal Teknik Geologi: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 8(1). https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/TG/article/view/19680

Jamaluddin, J., Pratikno, F. A., Taslim, A. I., & Kaunang, I. (2025). Karakteristik maseral dan peringkat batubara daerah Balikpapan Selatan berdasarkan analisis petrografi organik. Geosains Kutai Basin, 8(1), 10–15.

Jamaluddin, J., Umar, E. P., & Lisan, A. R. K. (2025). Kuantitas material organik dan tipe maseral batubara Formasi Kampungbaru, daerah Perusda Kota Balikpapan. Jurnal Pertambangan, 9(1), 20–25.

Manik, N., Jamaluddin, J., & Taslim, A. I. (2025). Studi lingkungan pengendapan dan potensi batuan induk hidrokarbon Formasi Balikpapan daerah Palaran, Kalimantan Timur. Jurnal Geosapta, 11(1), 9–15.

Maria, M., Jamaluddin, J., & Umar, E. P. (2023). Analisis logam berat sedimen wilayah Kota Balikpapan berdasarkan Geo-Accumulation Index (Igeo). Justek: Jurnal Sains dan Teknologi, 6(4), 418–426.

Prabowo, I., Jamaluddin., Pratikno, F. A. (2023). Integrasi Data Geomorfologi dan Data Geospasial untuk Pemetaan Kawasan Rawan Pergerakan Tanah Wilayah Kecamatan Balikpapan Utara, Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA, 10(1).