Perancangan Dan Evaluasi Framework Explainable Conversational Analytics Pada Enterprise Data Warehouse
Main Article Content
Abstract
Kebutuhan organisasi terhadap pengambilan keputusan berbasis data mendorong pemanfaatan data warehouse yang kini semakin diakses melalui pendekatan Conversational Analytics berbasis bahasa alami. Namun, sebagian besar sistem Conversational Analytics saat ini bersifat black-box: mampu menerjemahkan pertanyaan bahasa alami menjadi query dan menghasilkan jawaban analitik, tetapi tanpa penjelasan mengenai proses pembentukan query, logika agregasi, maupun sumber data yang digunakan. Ketiadaan transparansi ini menjadi masalah krusial dalam konteks enterprise, di mana akuntabilitas dan kemampuan audit sangat diperlukan. Penelitian sebelumnya lebih berfokus pada akurasi NLP dan optimalisasi penerjemahan bahasa alami ke SQL, sementara aspek explainability dalam conversational analytics untuk data warehouse belum terintegrasi secara sistematis ke dalam arsitektur sistem. Untuk menjawab kesenjangan tersebut, penelitian ini mengusulkan kerangka Explainable Conversational Analytics (ECA) yang menambahkan lapisan explainability pada proses interpretasi bahasa alami, pembentukan query, dan penyajian hasil analitik. Hasil pengujian menunjukkan akurasi konversi bahasa alami ke SQL sebesar 90% dan Overall Clarity Score sebesar 4,27 (skala 1-5), yang mengindikasikan bahwa mekanisme explainability yang diusulkan mampu meningkatkan transparansi serta kepercayaan pengguna terhadap sistem analitik berbasis AI.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Afroogh, S., Akbari, A., Malone, E., Kargar, M., & Alambeigi, H. (2024). Trust in AI: progress, challenges, and future directions. Humanities and Social Sciences Communications, 11(1), 1568.
Bibi, P. (2024). Establishing transparency and accountability in AI: Ethical standards for data governance and automated systems. Birkstedt, T., Minkkinen, M., Tandon, A., & Mäntymäki, M. (2023). AI Governance: Themes, Knowledge Gaps and Future Agendas. Internet Research, 33(7), 133–167.
Dwivedi, R., Dave, D., Naik, H., Singhal, S., Omer, R., Patel, P., Qian, B., Wen, Z., Shah, T., & Morgan, G. (2023). Explainable AI (XAI): Core ideas, techniques, and solutions. ACM Computing Surveys, 55(9), 1–33.
James, F. (2023). The Integration of Conversational AI with Data Lakes and Warehouses.
Lukyanenko, R., Maass, W., & Storey, V. C. (2022). Trust in artificial intelligence: From a Foundational Trust Framework to emerging research opportunities. Electronic Markets, 32(4), 1993–2020.
Pugu, M. R., Riyanto, S., & Haryadi, R. N. (2024). Metodologi Penelitian; Konsep, Strategi, dan Aplikasi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Sabri, M. (2023). The embracement of design science research methodology in the development of digital transformation models. Available at SSRN 5011692.
Yeo, W. J., Van Der Heever, W., Mao, R., Cambria, E., Satapathy, R., & Mengaldo, G. (2025). A comprehensive review on financial explainable AI. Artificial Intelligence Review, 58(6), 189.