Kajian Kebutuhan JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) Di Jalan A Yani Km 4,5 Mesjid At-Taqwa Kota Banjarmasin

Main Article Content

GT. Muhammad Basyir Rahmatullah
Adhi Surya
Hendra Cahyadi

Abstract

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan salah satu fasilitas pejalan kaki yang ditempatkan sesuai dengan tingkat kebutuhan bagi pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan yang melintas pada ruas jalan yang bersangkutan. Jembatan penyeberangan orang (JPO) adalah proses evaluasi mendalam    yang dilakukan untuk memahami kondisi, keamanan, kebutuhan, dan efisiensi jembatan yang digunakan untuk memfasilitasi lalu lintas pejalan kaki di suatu area tertentu. Jalan yang saya teliti terletak di A.Yani KM 4,5 yang dimana banyak pejalan kaki yang menyeberang, sedangkan pengendara yang ada di jalan tersebut relatif cepat, yang sering mengakibatkan kecelakaan terjadi. Jalan ini berklasifikasi kelas jalan Nasional, yang memiliki 2 jalur, 6 lajur, dan lebar yang tidak kurang dari 11 meter. Jalan ini merupakan jalan utama yang berada di Kalimantan Selatan, yang terletak di kota Banjarmasin.  Pengujian dilakukan di jalan A Yani KM 4.5 Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dan wawancara langsung yang dilakukan di lokasi penelitian di jalan A Yani KM 4.5 Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil survey, wawancara, data kecelakaan lalu lintas dan perhitungan maka dapat disimpulkan bahwa di jalan A.Yani KM 4.5 layak untuk dibuat jembatan penyeberangan orang (JPO).

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Kajian Kebutuhan JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) Di Jalan A Yani Km 4,5 Mesjid At-Taqwa Kota Banjarmasin. (2024). Jurnal Penelitian Teknik, 1(1), 49-60. https://journal.lp3ktk.com/index.php/jpt/article/view/8

References

Cai, Arief Diliantoro. "Analisis Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Orang Pada Ruas Jalan Jenderal Sudirman Kab. Brebes Jawa Tengah (Studi Kasus Pasar Induk Kab. Brebes)." (2021).

Departemen Pekerjaan Umum. (1999). Pedoman Teknik Persyaratan Aksesibilitas Pada Jalan Umum. In No. 022/T/BM/1999 (pp. 1–48). PT. Medisa. https://pugpupr.pu.go.id/_uploads/Produk_Pengaturan/Pedoman Teknik Penyandang Cacat.pdf

Direktoral Jenderal Binamarga. (1995). Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki Di Kawasan Perkotaan Derp.

DPU Direktorat Jenderal Bina Marga. (1995). Tata Cara Perencanaan Jembatan Penyeberangan Untuk Pejalan Kaki Di Perkotaan. In Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga. Departemen Pekerjaan Umum.

Fazastya, H. K., & Kartika, A. A. G. (2022). Analisis Kebutuhan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jl. Transyogi Cibubur, Jatisampurna. Jurnal Teknik ITS, 11(3). https://doi.org/10.12962/j23373539.v11i3.96094

Firmansyah, Dede, Telly Rosdiyani, and Nila Prasetyo Artiwi. "Analisa Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Jalan Di Depan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten." Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) 1.02 (2019): 5-14.

Hidayat, Aditya Mahatidanar. "Analisa Kebutuhan Jembatan Penyeberangan Orang di Kota Bandar Lampung, Lampung." Jurnal Teknik Sipil 9.1 (2018): 1125-1133

Ibnuwiwoho, Bachtiar, et al. "Analisis Kebutuhan Jembatan Penyeberangan Orang (Studi Kasus: Pasar Cilet Indramayu)." Jurnal Rekayasa Infrastruktur 9.2 (2023): 143-150.

Intari, Dwi Esti, Dwi Novi Setiawati, and Melly Eliany. "Analisis Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Jalan Di Depan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kota Serang." Fondasi: Jurnal Teknik Sipil 8.2 (2019).

Kementerian PUPR. (2014). Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan. In Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia (Vol. 2013, pp. 1–8). Kementerian

Pekerjaan Umum. http://pug-upr.pu.go.id/_uploads/Produk_Pengaturan/Permen PUPR No 03-2014.pdf

Kementerian PUPR. (2018). Pedoman Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil: Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki. In NSPK - Pedoman Teknis Bidang Jalan (pp. 1–43). https://binamarga.pu.go.id/index.php/nspk/detail/pedoman-perencanaanteknis-fasilitas-pejalan-kaki

Lazuardi, Pandu Astha, et al. "Analisis Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Orang." GSMART 4.1 (2020): 1-12.

Maddeppungeng, Andi, Dwi Esti Intari, and Nur Ajeng Apdiana. "Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Jalan Di Pusat Perbelanjaan Modern (Studi Kasus: Mall Of Serang)." Konstruksia 12.2 (2021): 164-173.

Malaiholo, David, Joni Arliansyah, and Erika Buchari. "Analisis Kebutuhan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Masjid Agung Kota Palembang." Bearing: Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil 4.4 (2016): 161-170.

Natalia, T. (2011). Fasilitas Pejalan Kaki. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). Kementerian Pekerjaan Umum Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan.

Nawir, D., & Rusmiyanti, R. (2019). Studi Analisis Fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang di Kota Tarakan. Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 60–72. https://doi.org/10.35334/be.v3i1.919

Rahman, Muhammad Alfian, and Adhi Surya. "Analisa Dan Solusi Kemacetan Lalu Lintas Di Ruas Jalan Kota (Studi Kasus Jalan Sungai Andai-Padat Karya, Kota Banjarmasin)." Proceeding: Islamic University of Kalimantan (2023).

Surandono, Agus, and Amri Faizal. "Studi Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Jalan Di Ruas Jalan Proklamator Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah (Studi Kasus Bandar Jaya Plaza-Komplek Pertokoan Bandar Jaya)." TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi): Jurnal Program Studi Teknik Sipil 5.1 (2016).