Penentuan Bidang Gelincir Berdasarkan Pengukuran Data Kekar Di Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara Kota Balikpapan
Main Article Content
Abstract
Bidang gelincir merupakan bidang yang menahan air (permeabilitas rendah), bersifat padat yang memungkinkan tanah bergerak di atasnya. Longsor sering terjadi pada lereng-lereng yang mempunyai lapisan batuan kedap air. Adanya struktur geologi pada suatu daerah membuktikan adanya suatu pergerakan tanah yang menyebabkan deformasi. Kestabilan lereng pada batuan lebih ditentukan oleh adanya bidang-bidang lemah yang disebut dengan bidang diskontinuitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bidang gelincir berdasarkan struktur geologi di Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara dengan analisis stereografis menggunakan perangkat lunak Dips untuk menentukan arah tegasan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur geologi yang berkembang berupa kekar terisi (vein) yang terisi oleh oksidasi besi (Fe) dengan bukaan kekar berkisar 5- 10 cm pada lokasi pertama, dan gash fracture pada lokasi kedua. Tegasan utama daerah peelitian berada pada arah tenggara-barat laut yang sejajar dengan permukaan lereng, menyebabkan kestabilan lereng menurun dan meningkatkan potensi terjadinya longsor.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Allen, G. P., & Chambers, J. L. C. (1998). Sedimentation in the Modern and Miocene Mahakam Delta. IPA.
Farahbakhsh, E., Moussavi-Harami, R., & Alavi, M. (2018). Paleostress analysis using rosette diagrams: application in fault reactivation assessment. Journal of Structural Geology, 114, 23–36.
Means, W. D. (1976). Stress and Strain: Basic Concepts of Continuum Mechanics for Geologists. Springer-Verlag.
Ragan, D. M. (1985). Structural Geology: An Introduction to Geometrical Techniques (3rd ed.). John Wiley & Sons.
Supriatna, S., Samodra, H., & Gafoer, S. (1995). Peta Geologi Lembar Samarinda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Yunita. (2012). Struktur Geologi dan Kestabilan Lereng. Jurnal Geoteknik, 3(2), 67–74.